INFO-BERITACCTV.COM//,Lamongan – Proyek pembangunan rabat beton di Desa Banggle, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, yang dibiayai dari dana APBD melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Lamongan tahun anggaran 2025, menuai sorotan. Pasalnya, baru dua minggu selesai dikerjakan, kondisi rabat beton tersebut sudah tampak retak dan pecah di beberapa titik.INFO-CCTV

Pantauan di lapangan, permukaan jalan beton terlihat tidak rata, bahkan sebagian mulai terkelupas. Warga sekitar mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan yang dinilai asal jadi dan tidak sesuai harapan.
“Baru dua minggu selesai, sudah banyak yang retak. Kami khawatir nanti cepat rusak kalau dilewati kendaraan terus-menerus,” ujar salah satu warga Banggle, Jumat (1/11).
Warga juga mempertanyakan pengawasan dari pihak Dinas Perkim Lamongan. Mereka menilai lemahnya kontrol dari instansi terkait menyebabkan kualitas pekerjaan tidak maksimal.
“Kalau pengawasannya ketat, pasti tidak seperti ini hasilnya. Mestinya sebelum diterima, kualitasnya dicek dulu,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perkim Lamongan belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi proyek tersebut. Masyarakat berharap dinas segera melakukan evaluasi dan meminta kontraktor memperbaiki kerusakan agar tidak merugikan warga yang menggunakan jalan tersebut.(Red/Cctv)












